BERITASIBER.COM – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus meningkatkan kegiatan patroli malam melalui Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) mulai pukul 23.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Kembangbahu.
Patroli dipimpin oleh personel Polsek Kembangbahu, Aiptu Mustar dan Aipda Kujianto. Dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru pada kendaraan dinas, patroli dilakukan secara mobile dan stasioner di sejumlah lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap tindak kriminalitas, potensi gesekan antarperguruan silat, hingga ancaman bencana akibat cuaca ekstrem.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., mengatakan bahwa Patroli Blue Light merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Patroli rutin ini kami laksanakan sebagai langkah preventif agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu menekan potensi terjadinya tindak kriminal serta mencegah munculnya gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan patroli, personel menyisir sejumlah ruas jalan utama, kawasan permukiman, serta titik-titik yang selama ini dianggap rawan terhadap aksi kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga menyambangi kelompok pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam. Melalui pendekatan humanis, personel memberikan imbauan agar mereka segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari potensi terjadinya gangguan keamanan maupun konflik yang tidak diinginkan.
Pendekatan persuasif tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap menjaga ketertiban umum serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang dapat memicu perselisihan.





