LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu Polres Lamongan menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan ibadah rutin Minggu pagi umat Nasrani di Gereja GKJW Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Minggu (13/9/2026).
Pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan pengamanan tempat ibadah merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa merasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan.
“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi kamtibmas. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah Minggu dapat menjalankan kegiatan keagamaannya dengan aman, nyaman dan khidmat,” kata IPTU Sono.
Pengamanan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan melibatkan dua personel Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto. Sebelum ibadah dimulai, petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap situasi di sekitar gereja, baik pada bagian luar maupun di dalam tempat ibadah.
Petugas juga melakukan sterilisasi area sekitar satu jam sebelum kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan gereja dalam kondisi aman sebelum para jemaat datang dan mengikuti rangkaian ibadah.
Selain pemeriksaan area, personel kepolisian berkoordinasi dengan petugas keamanan gereja untuk melakukan pengawasan terhadap jemaat yang memasuki lokasi. Pemeriksaan dilakukan terhadap orang maupun barang bawaan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
“Personel melakukan pengecekan dan sterilisasi sebelum ibadah dimulai, kemudian berkoordinasi dengan petugas keamanan gereja untuk mengawasi akses masuk. Langkah ini bersifat preventif agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal,” jelas Sono.
Dalam pelaksanaannya, pola pengamanan dilakukan secara terbuka dengan menempatkan personel di pintu masuk gereja. Selain melakukan pengawasan, keberadaan polisi di lokasi juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada jemaat serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar tempat ibadah.
Menurut Kapolsek, pengamanan kegiatan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Polri memiliki kewajiban memberikan pelayanan keamanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.





