Lonjakan harga ayam juga dirasakan para pembeli. Salah seorang warga Kota Kediri, Badriah, mengaku harus menyesuaikan kembali anggaran belanja keluarga karena harga ayam yang biasanya menjadi lauk utama kini jauh lebih mahal dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut cukup memberatkan, terutama bagi keluarga dengan penghasilan tetap. Dalam kondisi kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat, perubahan harga bahan pangan menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap pengeluaran harian.
Ia berharap pemerintah segera melakukan langkah konkret untuk mengendalikan harga di pasaran, baik melalui pengawasan distribusi maupun memastikan pasokan tetap tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Kami berharap harga bisa kembali normal sehingga masyarakat tidak semakin terbebani,” katanya.
Sejumlah pedagang juga menginginkan adanya pemantauan rutin terhadap rantai distribusi ayam potong, mulai dari tingkat peternak, pengepul, hingga pasar tradisional. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui penyebab utama kenaikan harga sekaligus mencegah adanya praktik yang dapat mengganggu stabilitas pasokan.
Mereka menilai pemerintah memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai program yang memerlukan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar. Dengan distribusi yang terkelola dengan baik, kenaikan harga yang terlalu tajam diharapkan dapat dihindari.
Ayam potong merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki tingkat konsumsi tinggi di masyarakat. Karena itu, fluktuasi harga komoditas ini tidak hanya berdampak pada pedagang, tetapi juga memengaruhi daya beli masyarakat serta tingkat konsumsi rumah tangga.
Para pedagang berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi pasokan di lapangan dan mengambil langkah stabilisasi apabila diperlukan.
Upaya tersebut dinilai penting agar harga ayam kembali berada pada tingkat yang wajar, sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional dapat kembali normal dan masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga kebutuhan pokok.





