LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Sarirejo Polres Lamongan meningkatkan patroli kewilayahan untuk mengantisipasi potensi bencana alam di tengah kondisi musim kering. Personel melakukan pemantauan debit air embung, kondisi lahan persawahan hingga potensi pohon tumbang di Desa Gempoltukmloko dan sekitarnya, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Senin (14/9/2026).

Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H. mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk memetakan kondisi wilayah sekaligus mendeteksi sejak dini potensi bencana yang dapat berdampak terhadap masyarakat. Salah satu perhatian petugas adalah ketersediaan air di embung serta kondisi lahan pertanian yang berpotensi mengalami kekeringan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Anggota kami terjunkan untuk melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi embung dan lahan persawahan. Tujuannya agar perkembangan situasi di lapangan dapat diketahui sejak dini, terutama berkaitan dengan kekeringan maupun potensi kebakaran lahan,” kata Moch. Sokep.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menyasar area persawahan dan embung di Desa Gempoltukmloko serta sejumlah titik di sekitarnya. Petugas melakukan pengecekan visual terhadap kondisi debit air yang menjadi salah satu sumber penunjang kebutuhan pertanian masyarakat.

Selain debit air, kondisi lahan pertanian turut menjadi perhatian. Lahan yang mulai mengering perlu diwaspadai karena material seperti rumput dan tanaman kering dapat lebih mudah terbakar apabila terkena sumber api.

Menurut Moch. Sokep, pemantauan lapangan diperlukan sebagai bagian dari upaya mitigasi. Masyarakat, khususnya petani, juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di area persawahan maupun lahan kering.

“Pada kondisi lahan yang kering, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menggunakan api. Hindari pembakaran sampah atau sisa tanaman secara sembarangan karena api dapat merambat dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” ujarnya.

Petugas juga melakukan pemantauan terhadap pepohonan di sejumlah titik yang dilalui selama patroli. Kondisi pohon yang rawan tumbang menjadi salah satu potensi yang perlu diperhatikan, terutama apabila terjadi perubahan cuaca disertai angin kencang.

Kapolsek mengatakan, langkah pencegahan menjadi penting karena dampak bencana dapat diminimalkan apabila potensi kerawanan telah diketahui lebih awal. Karena itu, personel yang melaksanakan patroli diminta meningkatkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekaligus berkomunikasi dengan warga setempat.

“Patroli bukan sekadar berkeliling wilayah. Anggota harus melihat kondisi lingkungan dan berinteraksi dengan masyarakat. Informasi dari warga sangat penting karena mereka mengetahui secara langsung perkembangan situasi di lingkungannya,” jelasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2