Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sarirejo turut menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada pemerintah desa maupun petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.
Masyarakat juga diimbau memperhatikan penggunaan air secara bijak, khususnya ketika ketersediaan air mulai berkurang. Pengelolaan sumber air secara bersama dinilai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian selama periode kering.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan menggunakan sumber air dengan bijak. Apabila ada persoalan terkait kekeringan atau kondisi lingkungan yang membutuhkan penanganan, segera koordinasikan dengan pemerintah desa maupun instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti,” tutur Moch. Sokep.
Menurut Kapolsek, kepolisian akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait dalam melakukan pemantauan kondisi wilayah. Sinergi antara Polri, pemerintah, perangkat desa dan masyarakat diperlukan agar potensi bencana dapat diantisipasi secara lebih efektif.
Ia juga meminta warga tidak mengabaikan tanda-tanda potensi bencana yang ditemukan di lingkungan. Informasi mengenai penurunan debit air secara signifikan, kebakaran lahan maupun pohon yang dinilai rawan tumbang diharapkan segera dilaporkan sehingga dapat dilakukan langkah penanganan.
“Pencegahan membutuhkan kepedulian bersama. Jika masyarakat menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, segera informasikan. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula langkah antisipasi dapat dilakukan,” tegasnya.
Selain berorientasi pada mitigasi bencana, patroli kewilayahan menjadi bagian dari upaya Polsek Sarirejo menjaga situasi kamtibmas. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan memberikan rasa aman sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan warga.
Selama pelaksanaan patroli dan monitoring di wilayah Desa Gempoltukmloko dan sekitarnya, situasi dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Personel dapat melakukan pemantauan terhadap area persawahan, embung serta kondisi lingkungan sesuai sasaran kegiatan.
Polsek Sarirejo memastikan patroli kewilayahan dan pemantauan potensi bencana akan terus dilakukan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, kebakaran lahan maupun bencana lainnya di Kecamatan Sarirejo.
Melalui sinergi kepolisian dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi kerawanan dapat diketahui dan diantisipasi sedini mungkin, sejalan dengan semangat Polres Lamongan SEHATI Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas dan Inovatif serta “Ayo Jogo Lamongan.”





