“Macetnya sudah mulai terasa sejak exit tol. Perjalanan jadi sangat lama, bisa lebih dari satu jam hanya untuk melewati beberapa kilometer,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Rusman (49), warga Surabaya yang menuju Nganjuk. Ia menyebut waktu tempuh perjalanannya meningkat drastis dibandingkan hari biasa.
“Berangkat pagi, tapi sampai sore masih di jalan. Tadi sempat terjebak satu sampai dua jam, kondisi juga panas,” katanya.
Warga sekitar menyebutkan bahwa kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut berpotensi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan masih berlangsungnya arus balik Lebaran. Bahkan, diperkirakan kondisi ini dapat berlangsung hingga sepekan ke depan.
Para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di titik-titik rawan seperti Simpang Mengkreng.
Dengan meningkatnya volume kendaraan pasca-Lebaran, kewaspadaan dan kesabaran menjadi kunci utama bagi pengguna jalan agar perjalanan tetap aman dan lancar.






