BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Menjelang puncak arus mudik H-1 Idul Fitri 1447 H, sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan semakin diperkuat melalui peningkatan pengamanan di sejumlah titik vital.
Fokus utama pengamanan diarahkan ke kawasan Pasar Babat dan Terminal Babat yang menjadi jalur strategis perlintasan kendaraan dari berbagai daerah, Jumat (20/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi mencapai titik tertinggi menjelang hari raya. Kawasan Babat sendiri dikenal sebagai simpul penting yang menghubungkan arus kendaraan dari Surabaya, Bojonegoro, Tuban, hingga Jombang, sehingga berpotensi mengalami kepadatan signifikan.
Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalani momen mudik dan Idul Fitri dengan lancar tanpa terganggu kemacetan atau gangguan keamanan,” ujarnya di sela kegiatan pengamanan.
Sejumlah strategi diterapkan di lapangan untuk mengurai potensi kepadatan. Penempatan personel dilakukan di titik-titik krusial seperti putaran balik (u-turn), zebra cross, dan persimpangan utama guna mengatur arus kendaraan dan penyeberang jalan. Selain itu, petugas juga melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima serta parkir liar yang kerap menghambat jalur lalu lintas.






