“Saya selalu menyempatkan melihat produk UMKM di setiap lokasi pasar murah. Siapa tahu bisa kami kurasi untuk ikut misi dagang Jawa Timur agar pasar mereka semakin luas,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain memantau harga pangan, Khofifah juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga Lamongan. Sebanyak 40 paket telur dibagikan kepada ibu hamil dan balita dalam rangka mendukung program penurunan stunting nasional, serta 35 warga lanjut usia menerima bantuan beras SPHP lima kilogram.

“Sebagian beras dibagikan tanpa kupon. Prinsipnya, kita ingin saling berbagi dan berikhtiar bersama dalam mendukung program nasional,” tutur Khofifah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program pasar murah seperti di Lamongan menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemprov Jatim dalam menstabilkan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah daerah juga akan memperluas jangkauan pasar murah di berbagai kabupaten/kota menjelang akhir tahun untuk mencegah lonjakan harga menjelang musim liburan.

Dengan langkah ini, diharapkan inflasi Jawa Timur tetap terkendali, dan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2