2. Pendidikan kesehatan kepada keluarga pasien stroke mengenai komplikasi yang umum terjadi pasca stroke dan cara mengatasinya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

3. Pelatihan langsung kepada keluarga tentang cara melakukan pijat abdomen.

4. Pendampingan praktik pijat abdomen oleh keluarga kepada pasien secara langsung.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

5. Evaluasi hasil kegiatan dan perencanaan keberlanjutan program pendampingan.

Selain berdampak positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan praktis dalam keperawatan medikal-bedah, keperawatan komunitas, serta fisioterapi neuromuskular.

Keterlibatan mereka dalam kegiatan ini merupakan bagian penting dari pengembangan kompetensi sesuai dengan kurikulum MBKM.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi pasien dan keluarga, tetapi juga menjadi wadah pengembangan keterampilan mahasiswa di lapangan,” ujar Ilkafah selaku ketua tim.

Dengan pendekatan yang berpusat pada masyarakat dan berbasis ilmiah, Fakultas Vokasi Unair menunjukkan komitmennya dalam membangun model pengabdian masyarakat yang aplikatif dan berkelanjutan.

Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan kepada keluarga pasien dapat terus digunakan secara mandiri dalam perawatan pasien stroke di rumah.

Kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi lanjutan antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan komunitas secara holistik.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2