Khusus di Provinsi Sumatera Utara, Ditjen Dukcapil membagi personel ke dalam tiga tim yang ditempatkan di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Setibanya di lokasi, tim langsung membuka layanan administrasi kependudukan bagi warga yang kehilangan atau membutuhkan dokumen penting akibat bencana.

Layanan yang diberikan meliputi penerbitan KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), serta dokumen kependudukan lainnya. Pelayanan dilakukan hingga malam hari, sekitar pukul 19.40 WIB, guna memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh dokumen yang dibutuhkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain layanan penerbitan dokumen, Ditjen Dukcapil juga memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal. Dukungan tersebut berupa perangkat Starlink, panel surya, serta power station yang diserahkan kepada Dinas Dukcapil di ketiga daerah terdampak.

Bantuan ini ditujukan untuk mengatasi kendala jaringan dan listrik akibat rusaknya infrastruktur pascabencana, sehingga konektivitas layanan adminduk dapat segera dipulihkan.

Melalui kehadiran langsung tim Dukcapil di lapangan serta dukungan teknologi yang memadai, pemerintah berharap kebutuhan layanan administrasi kependudukan masyarakat dapat segera terpenuhi. Upaya ini diharapkan turut mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga di wilayah terdampak bencana.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2