BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Universitas Islam Lamongan (Unisla) kembali menghadirkan acara istimewa dalam rangka merayakan Diesnatalis atau ulang tahun ke-25-nya, kali ini melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan menggelar FEB Preneur Day, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara yang digelar di halaman kampus Unisla ini dengan tujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa untuk mengasah keterampilan berwirausaha.

Menurut Rektor Unisla Abdul Ghofur mengatakan, Preneur Day menjadi salah satu inovasi penting yang tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar berdikari dan memahami konsep dasar dalam dunia kewirausahaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ghofur menyebut, salah satu tujuan utama dari acara ini adalah agar mahasiswa dapat belajar mengelola unit usaha dan lebih memahami tantangan yang ada dalam pemasaran produk mereka.

“Walaupun produk-produk yang dipasarkan di pasar kampus ini sebagian besar sudah ada dan terbilang umum, penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan pemahaman langsung tentang cara mengelola usaha. Terutama dalam aspek pemasaran, yang sering menjadi tantangan besar bagi para wirausahawan pemula,” ujar Rektor Unisla

Pasar Kampus ini diharapkan tidak hanya sebagai ajang perdagangan, tetapi sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami seluk-beluk dunia UMKM, mulai dari produksi hingga strategi pemasaran yang efektif.

Unisla tidak bekerja sendiri dalam melaksanakan berbagai program pengembangan mahasiswa dan UMKM ini. Universitas ini telah menjalin kerjasama dengan beberapa universitas ternama seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memajukan kampus yang berdampak positif terhadap masyarakat.

Rektor Unisla juga mengungkapkan bahwa, melalui kolaborasi ini, pihaknya berharap dapat melibatkan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal, termasuk sektor UMKM.

“Kerjasama dengan IPB dan universitas lainnya menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi. Kami tidak bisa berdiri sendiri, dan melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan ekonomi lokal,” tambahnya.

Selain itu, Unisla juga menggagas pendampingan bagi petani dan pengembangan produk pupuk cair organik yang ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah serta memperkuat daya saing produk lokal.

Dalam perspektif jangka panjang, pengembangan UMKM di kalangan mahasiswa menjadi sangat penting. Pasar Kampus tidak hanya melatih mahasiswa dalam berbisnis, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2