Perubahan strategi tersebut mulai memberikan dampak positif. Persib tampil lebih berani menyerang dan berusaha menekan pertahanan Java United dari berbagai sisi.
Usaha Maung Bandung akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69. Balsa Sekulic berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan assist Adam Alis.
Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Persib untuk menyelamatkan pertandingan. Intensitas serangan tim tamu semakin meningkat. Java United pun dipaksa bekerja keras menjaga keunggulan di tengah gempuran lawan.
Namun, perjuangan Persib untuk menyamakan kedudukan akhirnya kandas. Disiplin lini belakang Java United membuat sejumlah upaya serangan Maung Bandung gagal menghasilkan gol tambahan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Java United FC.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Laskar Kepodang Emas. Tambahan tiga poin membuat Java United kini mengoleksi 15 poin dari sembilan pertandingan dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah serius bagi Persib Bandung. Datang dengan kondisi kelelahan akibat jadwal pertandingan yang padat, Maung Bandung gagal mempertahankan momentum positif dan harus mengakui keunggulan tuan rumah.
Sorotan terbesar tentu tertuju kepada Ciro Alves. Gol tendangan bebasnya bukan hanya membuka jalan kemenangan Java United, tetapi juga menjadi momen spesial karena berhasil menjebol gawang mantan klubnya sendiri.
Hasil ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persaingan Liga Super semakin sulit diprediksi. Java United membuktikan bahwa bermain di kandang sendiri dengan determinasi tinggi bisa menjadi senjata mematikan, bahkan ketika menghadapi tim sekelas Persib Bandung.





