Bupati Indramayu Lucky Hakim mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyelenggarakan bursa kerja secara daring yang menyediakan 644 lowongan dari 23 perusahaan yang beroperasi di wilayah Indramayu.

Program tersebut ditujukan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh informasi mengenai kesempatan kerja yang tersedia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam mekanisme seleksinya, pemerintah daerah menerapkan sistem penilaian atau scoring yang turut mempertimbangkan domisili pelamar berdasarkan lokasi perusahaan dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pelamar yang tinggal di sekitar lokasi perusahaan berpeluang mendapatkan poin tambahan. Namun, pertimbangan domisili tersebut tetap perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan kualifikasi dan persyaratan pekerjaan yang ditetapkan perusahaan.

Lucky mengibaratkan mekanisme tersebut seperti sistem zonasi dalam penerimaan murid baru, ketika lokasi tempat tinggal menjadi salah satu unsur dalam penilaian.

“Sistem pendaftarannya terbuka, tetapi ada scoring, sehingga jika pelamar merupakan warga lokal di titik perusahaan berdiri maka akan mendapatkan poin plus,” kata Lucky Hakim.

Kebijakan ini diharapkan dapat memperbesar kesempatan warga sekitar untuk mengakses pekerjaan di kawasan industri yang tumbuh di daerahnya.

Tantangan Memperluas Manfaat Investasi bagi Warga Lokal

Program desa bahasa asing dan bursa kerja daring menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal di tengah perkembangan industri di Kabupaten Indramayu.

Kursus bahasa asing diharapkan dapat memperkuat kemampuan komunikasi masyarakat, sedangkan bursa kerja memberikan akses informasi yang lebih luas mengenai kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan.

Meski demikian, efektivitas kedua program tersebut akan sangat bergantung pada pelaksanaannya. Materi pelatihan perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri, kualitas pengajaran harus terjaga, dan proses rekrutmen perlu dilaksanakan secara transparan.

Pemerintah juga perlu memastikan bahwa informasi lowongan dapat dijangkau masyarakat secara luas serta pelatihan yang diberikan benar-benar relevan dengan pekerjaan yang tersedia.

Dengan langkah tersebut, keberadaan kawasan industri diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat setempat untuk memperoleh pekerjaan dan mengembangkan keterampilan.

Pada akhirnya, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah desa yang mengikuti kursus atau banyaknya lowongan yang diumumkan. Ukuran terpentingnya adalah sejauh mana warga lokal mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh kesempatan kerja yang layak, dan merasakan manfaat nyata dari pertumbuhan investasi di daerahnya sendiri.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2