MADIUN, BeritaSiber.com – Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen membangun karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan tanggap terhadap situasi darurat. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan gelaran kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang dilaksanakan hari ini di SMPN 1 Kare, Kabupaten Madiun.
Acara strategis tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, M.H., bersama jajaran Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan (Dindik), serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kare.
Dalam arahannya di hadapan ratusan siswa, Wakil Bupati yang akrab disapa Dokter Purnomo ini menekankan betapa krusialnya penanaman pemahaman tanggap bencana kepada anak-anak sejak usia dini.
“Edukasi tanggap bencana sejak bangku sekolah sangatlah penting. Kita ingin anak-anak kita benar-benar tahu, paham, dan sigap mengenai apa yang harus dilakukan serta apa yang tidak boleh dilakukan saat terjadi situasi darurat atau musibah,” ujar dr. Purnomo Hadi.
Lebih lanjut, ia memberikan edukasi mendalam mengenai klasifikasi bencana kepada para siswa.
Beliau menjelaskan bahwa bencana tidak hanya terbatas pada fenomena alam semata, melainkan terbagi menjadi tiga kategori utama.
1. Bencana Alam: Bencana yang murni disebabkan oleh peristiwa alam, seperti musibah banjir, gunung meletus, dan tsunami.





