BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Solokuro dan sekitarnya mendatangi kantor Koperasi Jasa Bina Kencana Nusantara (KJ-BKN) yang beralamat di Jalan Raya Takerharjo, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, untuk menuntut pencairan dana simpanan mereka yang hingga kini belum diterima.
Aksi yang berlangsung Rabu (17/12/2025) tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan upaya meminta kejelasan dari pihak pengelola koperasi terkait dana nasabah yang tidak kunjung cair. Berdasarkan data sementara dari perwakilan warga, jumlah nasabah yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 200 orang, dengan total nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp6 hingga Rp7 miliar.
Para nasabah yang datang diketahui berasal dari berbagai desa di wilayah sekitar Solokuro. Mayoritas penabung merupakan ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini mempercayakan simpanan dan dana usaha mereka kepada koperasi tersebut.
Salah satu nasabah menyampaikan bahwa dana yang disimpan di koperasi KJ-BKN merupakan hasil jerih payah selama bertahun-tahun. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk kebutuhan keluarga, biaya pendidikan anak, hingga modal usaha kecil.
“Kami hanya menuntut hak kami. Dana itu tabungan kami sendiri, bukan pinjaman. Sampai sekarang tidak ada kepastian kapan dicairkan,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam aksi tersebut.






