LAMONGAN, BeritaSiber.com – Personel Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, disiagakan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada pagi hari, mulai kawasan pasar hingga depan sekolah.
Melalui kegiatan Commander Wish (CW) pagi, petugas melakukan pengaturan lalu lintas di tiga titik wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Selasa (22/9/2026), mulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, penempatan personel pada jam sibuk pagi merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan diarahkan untuk membantu kelancaran arus kendaraan sekaligus mengantisipasi kepadatan dan potensi kecelakaan lalu lintas saat mobilitas warga mulai meningkat.
“Commander Wish pagi kami laksanakan dengan menempatkan personel pada titik-titik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Tujuannya untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memulai aktivitas,” kata IPTU Sono.
Dalam kegiatan tersebut, Sono bertindak sebagai perwira pengendali. Sejumlah personel kemudian ditempatkan di tiga lokasi, yakni Simpang Empat Pasar Kembangbahu, depan SMP Negeri 1 Kembangbahu, serta Simpang Empat Pasar Kalipang.
Di Simpang Empat Pasar Kembangbahu, pengaturan lalu lintas dilakukan AIPTU Mustar bersama AIPTU Supardi Efendi, S.Sos., M.M. Petugas melakukan pemantauan sekaligus membantu mengatur pergerakan kendaraan di sekitar kawasan pasar yang mulai ramai dengan aktivitas masyarakat sejak pagi.
Sementara itu, AIPTU Syaiful Amin dan AIPDA Kujianto ditempatkan di depan SMP Negeri 1 Kembangbahu. Kehadiran personel di kawasan sekolah menjadi bagian dari upaya membantu kelancaran kendaraan serta memberikan keamanan bagi pelajar dan masyarakat yang melintas.
Adapun pengaturan di Simpang Empat Pasar Kalipang dilaksanakan AIPTU Wiyono, AIPTU Hadi Hermanto, AIPTU Yerry W.S., dan AIPDA Sugeng, S.H. Personel disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam masyarakat berangkat bekerja, sekolah maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Menurut Sono, titik pasar, persimpangan dan kawasan sekolah membutuhkan perhatian pada jam-jam tertentu karena terjadi peningkatan mobilitas pengguna jalan. Karena itu, pengaturan dilakukan sebagai langkah preventif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan maupun kondisi yang berpotensi memicu kecelakaan.





