Untuk menuju lokasi Curug Ciboga, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Bila menggunakan roda dua bisa langsung masuk ke lokasi parkir motor didalam kawasan wisata, dan apabila menggunakan roda 4, kendaraan parkir di pintu masuk loket lalu berjalan kaki tidak terlalu jauh ke lokasi wisata Curug Cibogo.
Ketua pengelola Curug Cibogo Didin Razet mengungkapkan awal mula dibukanya Curug Ciboga sebagai wisata berawal dari dampak pademi covid lalu.
“Awalnya dari dampak pandemi covid-19 kemarin, dari paguyuban cibogo pada tahun 2020 dan Curug Cibogo pembiayaannya hasil dari swadaya masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Didin Razet berharap sebagai masyarakat dan pengelola, setelah dibuka sebagai wisata diharapkan bisa mengharumkan.
Tidak hanya itu, dirinya berharap peran serta Pemerintah Desa Cibeureum untuk bisa memberikan bantuannya terutama memfasilitasi sarana khususnya supaya pengunjung aman, terutama akses jalan menuju Curug Cibogo.
“Saya juga berpesan untuk pengunjung agar selalu menjaga kebersihan dan jangan merusak alam, agar wisata Curug Cibogo tetap terjaga keindahannya yang bisa kita nikmati bersama dan kedepannya bisa membantu perekonomian warga sekitar,” ungkapnya.






