Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama di masa peralihan musim seperti saat ini. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan.
“Gunakan pelindung seperti tabir surya, topi, atau payung untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari. Selain itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik,” ujarnya.
Selain risiko paparan panas, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan lokal yang dapat disertai angin kencang dalam durasi singkat. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas harian, khususnya bagi pengguna jalan dan pekerja lapangan.
BMKG juga mengingatkan bahwa dinamika atmosfer pada periode ini cenderung fluktuatif, sehingga prakiraan cuaca dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, warga diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi.
Dengan kondisi cuaca yang panas, lembap, dan berpotensi hujan ringan, kesiapsiagaan menjadi hal penting bagi masyarakat Jakarta. Perencanaan aktivitas yang matang serta penggunaan perlindungan diri diharapkan dapat membantu mengurangi dampak buruk dari kondisi cuaca yang tidak menentu ini.






