Selain memberikan edukasi terkait etika bermedia sosial, petugas juga mengingatkan para pemuda agar tidak mudah terprovokasi isu yang dapat memicu tawuran antarperguruan silat. Polisi mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor keamanan dan menjaga keharmonisan antarwarga.
“Kami ingin wilayah hukum Kecamatan Solokuro tetap adem, ayem, damai, dan sejuk selamanya. Pemuda adalah aset bangsa, jadi harus diarahkan ke kegiatan positif,” tambah petugas.
Melalui kegiatan patroli dialogis ini, Polsek Solokuro menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan membangun kepercayaan publik.
Kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah Kecamatan Solokuro.(Bs).





