“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, agar tidak memasang jebakan tikus menggunakan aliran listrik. Selain membahayakan diri sendiri, cara tersebut juga dapat mengancam keselamatan orang lain. Mari kita gunakan cara yang lebih aman untuk mengendalikan hama dan tidak mengorbankan keselamatan jiwa,” tegasnya.
Dalam patroli tersebut, petugas juga mengimbau pemilik warung agar tidak menyediakan minuman keras (miras) serta memperhatikan batas waktu operasional tempat usaha demi menjaga ketertiban lingkungan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam aksi-aksi yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurut IPTU Sono, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Komunikasi yang baik antara kepolisian, pemilik usaha, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya gangguan keamanan sejak dini.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan menghindari kegiatan yang dapat menimbulkan keresahan. Pemilik warung maupun tempat usaha juga kami harapkan ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak,” pungkasnya.
Selama kegiatan Patroli Kota Presisi dialogis berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Kembangbahu terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polsek Kembangbahu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan upaya preventif, mempererat komunikasi dengan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Lamongan.





