“Sama seperti Bayangkara yang mencatatkan dua kemenangan beruntun di babak 8 besar, kami juga tidak melihat hal itu sebagai suatu hal yang membuat tim kami kalah kualitas. Kami justru menjadikan hal itu sebagai motivasi,” tuturnya.
Terkait jadwal pertandingan pada fase babak 8 besar yang cuckup padat, pelatih menegaskan bahwa persiapan fisik menjadi prioritas dalam waktu yang terbatas. Porsi latihan dan recovery menjadi bagian dari program pelatih fisik untuk menjaga kebugaran pemain.
“Ini bukan hanya soal strategi dan teknik, tapi juga bagaimana pemain menjaga kondisi mereka setelah pertandingan dan mempersiapkan diri sebelum pertandingan,” ujarnya.
Saat ini, Persela masih berada di posisi kedua klasemen babak 8 besar, dan mereka menjadi salah satu tim yang belum terkalahkan. Pelatih menilai bahwa setiap tim di klasemen memiliki peluang yang sama untuk lolos, dan kemenangan besok akan sangat penting bagi langkah mereka selanjutnya.
“Kami masih punya peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya jika bisa meraih tiga poin. Fokus utama kami adalah pertandingan besok, dan kami akan berjuang maksimal untuk itu,” tutup pelatih.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





