Pemerintah desa setempat menilai program bantuan pangan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga, tetapi juga menjadi penopang ekonomi masyarakat yang terdampak kondisi alam. Sejumlah warga diketahui mengalami penurunan hasil pertanian akibat sawah yang terendam banjir.
Kepala Desa Kebet, Maksum, mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan pangan secara langsung kepada masyarakat.
“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga kami. Harapannya, penyaluran bantuan pangan seperti ini dapat terus berlanjut dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berharap mampu menjaga ketersediaan pangan di tingkat masyarakat sekaligus menekan potensi kerawanan pangan di Kabupaten Lamongan.






