BERITASIBER.COM | YOGYAKARTA – Kota Yogyakarta, terkenal dengan kekayaan budaya dan keindahan alamnya, tak henti-hentinya memikat wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Sektor pariwisata dan UMKM menjadi pilar penting dalam perekonomian lokal, dan memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Namun, di tengah geliat pariwisata dan UMKM, tuntutan akan pelayanan prima kian menggema. Pelayanan yang prima tak hanya meningkatkan kepuasan wisatawan dan pelanggan, tetapi juga memperkuat daya saing Yogyakarta di peta pariwisata nasional dan internasional.

“Membangun Kultur Pelayanan Prima. Membangun kesadaran: Menanamkan budaya pelayanan prima di benak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat. Pelatihan dan pengembangan: Memberikan pelatihan dan pengembangan berkelanjutan bagi para pelaku usaha dan pekerja di sektor pariwisata dan UMKM untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan attitude dalam melayani pelanggan. Standarisasi pelayanan: Menetapkan standar pelayanan yang jelas dan terukur untuk memastikan konsistensi kualitas layanan di seluruh sektor pariwisata dan UMKM,” kata Akademisi Pariwisata, DR. (Can) Ariyanto, SE.MM., disela-sela kegiatan Sarasehan Bersama dalam rangka Hari Lahirnya Pancasila di Jetanyu Sport Center, Sabtu (1/6/2024) pagi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lebih lanjut Ariyanto menjelaskan, untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur yakni, mempermudah akses. Meningkatkan aksesibilitas bagi wisatawan dan pelanggan, baik melalui infrastruktur transportasi, informasi, maupun navigasi.

Meningkatkan kenyamanan, yakni menyediakan fasilitas yang memadai dan nyaman, seperti toilet umum, area istirahat, dan tempat penyimpanan barang.

Memanfaatkan teknologi adalah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan, seperti aplikasi pemesanan, sistem pembayaran online, dan platform komunikasi dengan pelanggan.

Selain itu, memperkuat kolaborasi dan sinergi. Membangun komunikasi, membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan dalam pelayanan.

Berbagi informasi, yakni Berbagi informasi dan best practice antar pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas layanan secara bersama-sama.

Membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti akademisi, komunitas, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mendukung pengembangan pelayanan prima.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2