Hadir pula Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriyah, Ketua MWC NU Kembangbahu, pengurus MWC NU beserta badan otonom, pengurus ranting NU se-Kecamatan Kembangbahu, LP Ma’arif NU, Fatayat NU, Muslimat NU, Gerakan Pemuda Ansor, serta para kepala desa se-Kecamatan Kembangbahu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan apel, dilanjutkan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, pembacaan Resolusi Jihad, menyanyikan Mars Hari Santri dan lagu Ya Lal Wathon, amanat pemimpin apel, serta pembacaan doa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang kontribusi para santri dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, sekaligus memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapolsek Kembangbahu juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar setiap kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan dapat berjalan dengan lancar.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh warga merupakan salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Pelaksanaan Apel Akbar Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Kembangbahu dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Semangat Hari Santri diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat tradisi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keutuhan bangsa.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2