Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan juga melakukan dialogis dengan warga setempat. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda alam dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau perangkat kelurahan apabila terjadi kenaikan debit air yang tidak wajar atau tanda-tanda pergerakan tanah yang membahayakan permukiman.
Sinergi antara aparat kepolisian dan warga menjadi kunci utama dalam upaya mitigasi ini. Polsek Lamongan Kota senantiasa berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai dengan semangat “POLRES LAMONGAN MEGILAN” (Sinergitas, Empaty, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif). Melalui kehadiran yang rutin, diharapkan rasa tenang dapat menyelimuti masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hasil pantauan petugas di lapangan pada hari Sabtu tersebut menunjukkan situasi yang terkendali dan kondusif. Tidak ditemukan tanda-tanda yang mengkhawatirkan terkait potensi bencana alam di lokasi sasaran. Meski demikian, jajaran Polsek Lamongan Kota menyatakan akan tetap siaga dan melanjutkan pemantauan secara berkala.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya kami dalam menjaga ketertiban wilayah. ‘Ayo Jogo Lamongan’ bukan hanya jargon, melainkan ajakan bagi kita semua untuk peduli terhadap lingkungan kita sendiri, termasuk menjaga kebersihan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan yang memicu banjir,” tutup Kompol Beni.
Kegiatan patroli ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda rutin Polsek Lamongan Kota untuk memastikan wilayah Lamongan tetap menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan siap menghadapi berbagai tantangan lingkungan, demi mewujudkan kondusivitas masyarakat yang berkelanjutan.





