Dalam kegiatan tersebut, warga dihimbau untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran dan diminta agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya karhutla, seperti membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok, atau menebang pohon secara ilegal.
“Kami juga berpesan kepada warga untuk tidak membakar sampah di tepi hutan dan tidak menebang pohon secara liar. Jika terjadi bencana atau ada tanda-tanda bahaya, segera hubungi kepala desa atau pihak kepolisian terdekat,” tambah AKP Asik Samsul Hadi.
Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir potensi kerusakan alam yang dapat mengancam keselamatan bersama.
Warga yang ditemui dalam patroli tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan antisipatif Polsek Solokuro dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama di masa-masa krusial seperti awal musim kemarau.
Dengan patroli yang terus ditingkatkan, Polsek Solokuro berharap dapat mencegah sedini mungkin terjadinya bencana, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Solokuro.(Bs)





