“Seluruh anggota harus selalu berhati-hati dalam melaksanakan tugas. Tetap waspada terhadap situasi di lapangan, laksanakan tugas sesuai dengan prosedur dan kedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain mengantisipasi kriminalitas, Polsek Solokuro memberikan perhatian terhadap potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat, termasuk gesekan yang melibatkan kelompok perguruan silat. Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli, pemantauan wilayah serta komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan keamanan lingkungan. Karena itu, warga diharapkan turut menjaga kerukunan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya, terutama informasi yang beredar melalui media sosial dan berpotensi menimbulkan perselisihan.

Masyarakat juga diimbau segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan di lingkungannya. Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan secara cepat sebelum terjadi persoalan yang lebih besar.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Joko Suprianto turut memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan personel. Beban tugas kepolisian yang semakin kompleks membutuhkan kesiapan fisik maupun mental agar anggota dapat memberikan pelayanan secara maksimal.

“Jaga kesehatan dan kondisi masing-masing karena tugas ke depan semakin berat dan menantang. Saya berharap seluruh anggota tetap solid, disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta jaga keamanan wilayah Solokuro bersama-sama,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2