Setelah dinyatakan lolos, para anggota mengikuti pelatihan intensif selama 22 hari, mulai 17 Juli 2025. Dalam pelatihan tersebut, mereka tidak hanya dibekali keterampilan teknis baris-berbaris dan pengibaran bendera, tetapi juga diberikan pembinaan karakter berupa kedisiplinan, kerja sama tim, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan.
“Harapan kami, kalian bukan hanya sukses menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada upacara 17 Agustus nanti, tapi juga dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di Lamongan,” tutur Pak Yes lebih lanjut.
Ia juga menegaskan bahwa momentum ini adalah titik awal untuk para Paskibraka agar terus menyebarkan semangat nasionalisme dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengukuhan ini menjadi penanda bahwa para anggota Paskibraka telah siap secara fisik maupun mental untuk menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI di Alun-alun Lamongan.
Dengan semangat yang membara dan latihan yang telah dijalani, para Paskibraka Lamongan 2025 diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan positif dan pemimpin masa depan yang berkarakter kebangsaan kuat.(Bs).





