“Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras dan mi instan didistribusikan secara merata ke 13 sekolah dan madrasah (SD/MI) di wilayah Kecamatan Glagah yang menjadi titik terdampak cukup parah,” jelas Asman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Asman menjelaskan, adapun daftar lembaga penerima bantuan tersebut meliputi SDN Soko, SDN Ketapang 1 & 2, SDN Pasi 2, MIM & MI Maarif Morocalang, MI Pupus, SDN Rayung Gumuk, SDN Gempol Pendowo, MI Islamiyah Soko, SDN Menganti 1, MI Lonjong, MI Sumberejo Rayung.

“Dengan semangat gotong royong ini, keluarga besar MTsN 2 Lamongan berharap kondisi lingkungan sekolah yang terdampak segera pulih, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan nyaman,” tandasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari pihak sekolah penerima. Di tengah kondisi darurat yang mengganggu operasional sekolah, bantuan ini dinilai menjadi penyemangat moral bagi para siswa dan guru.

Salah satu perwakilan sekolah penerima mengungkapkan bahwa kepedulian dari sesama lembaga pendidikan seperti yang dilakukan MTsN 2 Lamongan sangat membantu psikologis warga sekolah yang sedang berjuang di tengah kepungan banjir.

“Terimakasih kepada MTsN 2 Lamongan atas bantuannya,” ungkapnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2