“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pesta demokrasi mendatang dan memilih sesuai dengan hati nurani, sehingga Pemilu yang bakal digelar pada 14 Februari 2024 itu bisa terselenggara dengan adil dan damai. Mari kita awasi bersama,” paparnya.
Sekretaris Desa Bangle, Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan Toni menyampaikan, kekeringan yang dialami oleh warga di desanya sudah berlangsung sekitar 5 bulan. Akibat kekeringan ini, berakibat pada terkendalanya aktifitas yang dilakukan oleh warga setiap hari.
“Kekeringan ini sudah terjadi sekitar 5 bulan, sumber air di desa mengering. Banyak warga yang terpaksa harus mengambil air ke wilayah lain. Sejak bulan 6 lalu juga tak ada hujan,” terang Toni.
“Kami sangat berterimakasih kepada Bawaslu Lamongan atas bantuan air bersih dan sembako ini. Bantuan ini sangat berguna, karena di desa kami ini sangat kekurangan pasokan air bersih,” imbuhnya.
Hal senada juga dikatakan oleh salah seorang warga Desa Bangle bernama Slamet. Dia membenarkan, saat ini sumur-sumur di desa kondisinya kering. Oleh sebab itu, Slamet mengaku, banyak warga desa yang harus mengambil air ke Desa Sembung dan Songo untuk memenuhi kebutuhan air setiap hari.
“Terimakasih kepada Bawaslu Lamongan yang telah menyalurkan bantuan ini. Sangat bermanfaat dan mampu meringankan beban kami. Semoga Bawaslu Lamongan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas-tugasnya,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya seluruh komisioner Bawaslu Lamongan, jajaran sekretariat, sejumlah Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa, serta perangkat desa setempat.





