Posisi Parkir: Menghindari memarkir motor di tempat yang tertutup tanaman padi atau semak-semak yang menghalangi pandangan.

Durasi Pantauan: Tidak meninggalkan motor dalam keadaan kosong terlalu lama tanpa pengawasan berkala.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain edukasi teknis, AKP Su’ud menegaskan pentingnya “Siskamling Swakarsa” di area pertanian. Ia mengajak para petani dan warga untuk saling menjaga kendaraan milik satu sama lain. Sinergi antara masyarakat dan Polri dianggap sebagai kunci utama terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Setiap warga memiliki peran penting sebagai polisi bagi dirinya sendiri. Jika melihat ada gerak-gerik orang asing yang mencurigakan di sekitar area persawahan, segera lapor ke Polsek. Kami akan terus melakukan pemantauan rutin, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari dan pagi hari,” tegasnya.

Langkah proaktif ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kehilangan aset milik warga. Dengan menurunnya angka kriminalitas di area persawahan, para petani dan masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial mereka dengan lebih aman dan nyaman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polsek Pucuk untuk memperkuat sinergitas antara Polri dan warga. Melalui pendekatan humanis seperti menyambangi “bunda-bunda” di lapangan, pesan-pesan keamanan dinilai lebih efektif sampai dan diterapkan oleh masyarakat secara luas.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2