AHY juga menyampaikan bahwa pendidikan merupakan masalah masa depan, generasi, anak-anak cucu semua masyarakat Indonesia.
“Kalau sekolahnya tidak bagus, ya pasti kualitasnya juga tidak baik. Kita juga harus memperhatikan kesejahteraan para gurunya, para pengasuhnya. Bagaimana mau semangat kita kalau kesejahteraannya tidak dijamin. Jadi gurunya harus terjamin kesejahteraannya, pengasuhnya, pengasuh pondok itu juga harus diperhatikan,” papar AHY.
“Agar pada saat mendidik siswa-siswinya, murid-muridnya termasuk santri-santriwatinya benar-benar fokus tidak memikirkan yang lain-lain. Inilah harapan kita Indonesia ke depan termasuk Jawa Timur dan Lamongan ini bisa semakin baik kualitas sumber daya manusianya. Yang punya karakter, yang punya kemampuan dan kecerdasan intelektual,” pungkas AHY.
Kedatangan AHY disambut oleh ribuan masyarakat Lamongan saat tiba di tempat acara. AHY tiba mengenakan jaket sporty bernuansa biru Partai Demokrat. Masyarakat yang hadir sebagian besar berprofesi sebagai petani, petani hutan, mahasiswa, guru serta para tokoh masyarakat.
AHY tiba di lokasi bersama Istri Annisa Pohan Yudhoyono, serta didampingi oleh Caleg DPR RI nomor urut satu Jemmy Setiawan dari dapil Jatim 10 yang meliputi wilayah Lamongan dan Gresik, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrat Samwil, dan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lamongan Sugeng Santoso.





