Melalui seminar ini, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta lingkungan keluarga yang sehat. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah stunting sejak masa kehamilan.
“Upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin. Ketika gizi ibu hamil dan balita tercukupi, maka potensi lahirnya generasi cerdas dan kuat semakin besar,” terang Lastri.
Ia juga mengingatkan bahwa peran keluarga, masyarakat, dan lembaga keagamaan seperti LDII sangat penting dalam mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli pada kesehatan anak.
Lastri berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada tataran sosialisasi saja, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di masyarakat.
“Kami mengajak semua pihak berkolaborasi dalam membangun keluarga yang bahagia dan mencetak generasi masa depan yang lebih baik. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga keagamaan, kita bisa menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” tutupnya.(**)






