Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bidang tilawah dan pemahaman agama, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu membawa nama baik Kota Pematangsiantar di tingkat provinsi maupun nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan mental dan spiritual.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti MTQ memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan dan menciptakan suasana masyarakat yang harmonis serta kondusif. Karena itu, pihak kepolisian turut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib melalui pengamanan maksimal di lokasi kegiatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kehadiran Polri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan MTQ berlangsung,” ungkap Kompol Budiono.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan bersama panitia pelaksana terlihat aktif melakukan pengamanan dan pengaturan arus masyarakat demi memastikan kelancaran acara.

Pembukaan MTQ Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Pematangsiantar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan aparat keamanan dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2