BERITASIBER.COM | PACITAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran, khususnya program makan bergizi untuk ibu menyusui dan hamil kini menjadi sorotan publik di masyarakat Pacitan Jawa Timur.
Program ini ditujukan untuk ibu hamil dan menyusui, serta siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Sejak dimulai pada 6 Januari 2025, program ini telah mengoperasikan 190 satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) atau dapur yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024, program ini mencakup empat kategori penerima, yaitu peserta didik dari PAUD hingga SMA, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Program Makan Bergizi Gratis akan diberikan dua kali sehari, pada pagi dan siang, dengan pendistribusian yang dilakukan melalui Posyandu.
Namun, program ini menuai kontroversi di Kabupaten Pacitan. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinan terkait kebijakan pengembalian wadah makanan yang diberikan kepada ibu hamil dan menyusui oleh kader Posyandu.
Hal ini hingga menjadi viral di media sosial dan memicu perbincangan di kalangan masyarakat Kabupaten Pacitan.





