Selain memastikan pelayanan berjalan optimal, PMPTSP Lamongan juga terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Salah satu fokus ke depan adalah penguatan sistem pelayanan berbasis digital guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Di sisi lain, terkait rencana penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan pemerintah daerah, Dina mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan daerah. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami tetap menunggu kebijakan dari Bupati. Namun yang pasti, pelayanan kepada masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan kembalinya aktivitas pelayanan secara penuh, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap masyarakat dapat kembali memperoleh layanan publik yang cepat, transparan, dan profesional.
“Keberadaan MPP sebagai pusat layanan terpadu juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi,” pungkasnya.






