“Hal nyata yang sudah kita buktikan bersama adalah masalah penanggulangan stunting. Kita bayangkan, awal pak bupati dan saya masuk angka stunting kita ada di angka 28%. Dalam tahun berikutnya hanya turun 3%. Tetapi, setelah kita bersama-sama berkolaborasi dari tingkat bawah sampai atas maka hasilnya bisa kita lihat angka stunting kita turun ke 10.7%,” terang Wabup.
Bukti nyata ini, menurut wabup menjadi modal dasar dalam penanggulangan berbagai masalah yang ada di Kabupaten Gresik, utamanya kemiskinan.
“Mari kita berkolaborasi bersama-sama seperti halnya saat kita bersama-sama menurunkan angka stunting,” tegasnya.
Sebagai informasi, kegiatan Sosialisasi dan Bimtek SID aparatur desa se-Kecamatan Sidayu diikuti oleh 21 desa. SID sendiri menjadi salah satu hal yang vital pada tingkat desa, terutama di era perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Lewat SID, berbagai data profil desa dan penduduk bisa di update dan diakses secara mudah dan berkesinambungan.
Kemudahan data ini tentunya akan mempermudah perancang kebijakan di daerah dalam merumuskan kebijakan. Sehingga kebijakan yang lahir akan tepat sasaran dan mengena sasaran yang dituju.





