Warga kemudian berinisiatif memadamkan api secara manual dengan alat seadanya sembari menunggu petugas Damkar. Sekitar pukul 19.00 WIB, dua unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Lamongan tiba dan langsung melakukan pemadaman hingga api benar-benar berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menduga sumber api berasal dari tumpukan sampah yang terbakar dan merambat ke area bambu di belakang masjid. Beruntung, bangunan masjid tidak mengalami kerusakan dan tidak ada korban jiwa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Tidak ada kerugian materiil, tapi karena lokasinya dekat masjid, tentu jadi perhatian serius,” ujar IPTU Sono.

Penanganan di lokasi dilakukan oleh gabungan personel dari Polsek Kembangbahu, Satpol PP, perangkat desa, serta warga sekitar. Adapun aparat yang terjun langsung antara lain IPTU Sono, SH (Kapolsek Kembangbahu), AIPTU Mustar, AIPDA Kujianto, AIPTU Wiyono, serta petugas Satpol PP Jayus dan Agung.

Kapolsek IPTU Sono menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area pemukiman padat dan dekat fasilitas umum seperti masjid. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan serta rutin melakukan pembersihan lingkungan.

“Kebakaran sekecil apapun bisa jadi besar kalau tidak cepat ditangani. Kami minta masyarakat lebih waspada, apalagi ini musim kemarau,” tegasnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2