BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Jamaah haji KBIHU LINTAS DARFIQ kloter 59 dan 62 memulai perjalanan suci mereka dari Lamongan menuju Tanah Suci dengan penuh makna spiritual dan persiapan yang matang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dengan total 205 orang, kelompok calon haji ini menjadi yang terbesar kedua di Kabupaten Lamongan, setelah menjalani bimbingan manasik haji secara intensif sesuai dengan arahan Kementerian Agama Lamongan.

Keberangkatan kloter 59 berangkat dari rumah makan Aqila menuju alun-alun Kota Lamongan. Di sana, mereka bergabung dengan kloter 62.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Secara simbolis, kedua kloter ini dilepas oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Pendopo Lokatantra. Setelah upacara pelepasan, jamaah bersama-sama berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Ketua KBIHU LINTAS DARFIQ, KH Abdul Adhim Mujib, menegaskan bahwa keberangkatan haji ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang sarat makna.

Menurutnya, setiap tahapan, mulai dari manasik, pelunasan biaya haji, hingga keberangkatan, menjadi momentum introspeksi diri, memperkuat niat, dan mempererat ukhuwah antar jamaah.

“Doa dan harapan mengiringi langkah para tamu Allah menuju Tanah Suci, dengan harapan agar mereka dapat menjadi haji yang mabrur,” tutur Gus Adhim sapaan akrabnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2