BERITASIBER.COM | SIMALUNGUN – Tidak ada negosiasi, tidak ada kompromi. Itulah pesan tegas yang ditunjukkan Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika di wilayahnya.
Bertindak cepat atas laporan masyarakat, jajaran Polsek Bosar Maligas menggerebek, merubuhkan, dan membakar habis sebuah gubuk yang diduga kuat dijadikan lapak penyalahgunaan narkotika di kawasan perladangan Huta II Penggalangan, Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Selasa, 07 April 2026, sekira pukul 18.00 WIB hingga selesai.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, membenarkan pelaksanaan operasi tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa malam, 07 April 2026, sekira pukul 22.30 WIB.
Ia menegaskan bahwa tindakan ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Polri yang tidak pernah goyah dalam memerangi narkoba di seluruh lini.
“Tidak ada tempat bagi narkoba di wilayah hukum kami. Setiap sudut yang dijadikan sarang penyalahgunaan narkotika akan kami hancurkan tanpa pandang bulu. Ini bukan gertakan, ini adalah komitmen kami kepada masyarakat Simalungun,” ujar AKP Verry Purba dengan nada tegas dan penuh keyakinan.
Kapolsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G. Silalahi, S.H., menjelaskan kronologi operasi yang berlangsung penuh dinamika tersebut. Operasi berawal dari informasi krusial yang disampaikan warga kepada pihak kepolisian, yang melaporkan bahwa sebuah lokasi di perladangan Huta II Penggalangan kerap dijadikan tempat berkumpul dan melakukan penyalahgunaan narkotika secara terang-terangan.
“Tidak ada satu pun informasi dari masyarakat yang kami abaikan. Laporan ini langsung saya tindaklanjuti dengan memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Roy Jansen O. Sunggu, S.H., beserta anggota untuk segera melaksanakan penyelidikan dan pengintaian di lokasi yang dimaksud. Narkoba adalah musuh bersama, dan kami bertekad melenyapkannya,” ucap IPTU Sonni G. Silalahi dengan penuh determinasi.
Tim yang dipimpin IPDA Roy Jansen O. Sunggu bergerak senyap menuju lokasi sasaran. Namun sesampainya di tempat, beberapa orang yang berada di lokasi tersebut ternyata telah menyadari kehadiran petugas dan langsung berlarian menyelamatkan diri.





