Dalam debat yang berjalan enam segmen tersebut, paslon nomor urut 2 Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.EK dan Dirham Akbar Aksara, ST mengaku akan konsisten menjadikan Kabupaten Lamongan sebagai lumbung pangan sekaligus ketahanan pangan dan mendorong swasambeda pangan sebagaimana yang dicita-citakan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Yuhronur Efendi menjelaskan, Kabupaten Lamongan tidak memiliki sumber daya energi (SDE). Tetapi Lamongan memiliki potensi produksi Padi terbesar di Jawa Timur dan produk perikanan baik budi daya maupun tangkap memiliki potensi nomor 2 di Jawa Timur.
“Kami konsisten menjadikan Lamongan sebagai lumbung pangan, ketahanan pangan dan swasembada pangan,” tegasnya.
Pada periode pertama menjadi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengaku kondisi masyarakat terpuruk karena covid-19. Tetapi tidak perlu lama, secara berangsur masyarakat berhasil bangkit dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Lamongan.
“Saya melakukan berbagai percepatan pembangunan sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





