Dalam sesi diskusi terbuka yang berlangsung cair, masing-masing perwakilan divisi memaparkan tantangan riil yang dihadapi di lapangan. Divisi PBM dan EMKL menyoroti pentingnya kecepatan respons terhadap SOP baru yang diterapkan oleh pihak pemberi kerja, sementara Divisi Keuangan menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi arus kas guna mendukung kelancaran proyek-proyek yang berjalan di bawah aturan mutakhir tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun sinergi yang lebih kuat di internal tim. Suasana santai membuat diskusi mengenai regulasi baru di lapangan khususnya terkait kerja sama dengan PT Petrokimia dapat dibahas secara lebih terbuka, cair, dan menemukan solusi terbaik demi kelancaran operasional bersama,” ungkap perwakilan manajemen PT Aqilah Duta Balisfah di sela-sela acara.
​Membangun Fondasi Tim yang Solid dan Profesional
Pendekatan manajemen melalui forum informal namun produktif ini terbukti efektif dalam mencairkan ketegangan kerja sekaligus merumuskan solusi taktis secara cepat. Dengan menyamakan persepsi antar-divisi, PT Aqilah Duta Balisfah berupaya meminimalisasi potensi miskomunikasi yang kerap terjadi akibat perubahan regulasi yang dinamis.
Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan untuk senantiasa menjaga kepercayaan mitra strategis skala besar seperti PT Petrokimia. Manajemen menyadari bahwa keberhasilan mempertahankan performa bisnis yang prima sangat bergantung pada solidnya koordinasi internal, mulai dari perencanaan keuangan hingga eksekusi teknis di lapangan.
Melalui suksesnya penyelenggaraan agenda ini, PT Aqilah Duta Balisfah optimis seluruh elemen perusahaan dapat bergerak secara selaras, memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap regulasi anyar, serta terus mendongkrak standar profesionalisme demi memberikan layanan terbaik bagi para mitra bisnis di masa mendatang.





