Dalam kesempatan nobar yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut, jajaran Polsek Sarirejo juga turut melibatkan elemen “Sabuk Kamtibmas”. Ini merupakan kelompok warga bentukan kepolisian yang secara sukarela berpartisipasi aktif menjadi pelopor keselamatan dan keamanan di lingkungan permukiman mereka masing-masing.

Melalui pendekatan kultural seperti nobar, aparat kepolisian secara proaktif memberikan imbauan preventif kepada penonton. Salah satu isu krusial yang ditekankan adalah larangan keras terhadap segala bentuk praktik perjudian yang kerap kali mendompleng gegap gempita turnamen sepak bola berskala internasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami mengimbau warga agar murni menikmati euforia Piala Dunia ini sebagai hiburan dan ajang silaturahmi. Jangan sampai kegiatan positif ini dinodai dengan hal-hal yang melanggar hukum, seperti judi bola, baik secara konvensional maupun judi online yang saat ini marak. Mari kita jaga kondusivitas dan kerukunan warga kita bersama-sama,” tambah Kapolsek memberikan arahan.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup, situasi di lokasi nonton bareng dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan terkendali. Warga yang hadir tampak antusias dan sangat mengapresiasi langkah inovatif dari aparat penegak hukum yang hadir bersahabat di tengah-tengah mereka.

Kegiatan sederhana namun sarat makna ini menjadi bukti nyata bahwa pemeliharaan ketertiban tidak selamanya harus dilakukan lewat patroli berseragam yang tegang. Lewat secangkir kopi dan tontonan olahraga, Polsek Sarirejo berhasil merawat harmoni sosial, sekaligus meneguhkan semangat slogan “Ayo Jogo Lamongan” demi terciptanya tatanan masyarakat yang damai dan sejahtera.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2