Selain fokus pada sektor pertanian, momentum berkumpulnya para petani di area persawahan dimanfaatkan oleh Iptu Wayan Sumantra untuk memberikan edukasi terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Kapolsek memberikan imbauan dialogis kepada para petani agar senantiasa waspada terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Kami mengingatkan petani saat bekerja di sawah agar memarkir kendaraan di tempat yang aman dan wajib menggunakan kunci ganda. Jangan biarkan kendaraan luput dari pengawasan,” tegas Iptu Wayan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lebih lanjut, Kapolsek juga secara tegas melarang penggunaan jebakan tikus yang dialiri listrik. Selain berbahaya bagi diri sendiri, penggunaan listrik ilegal untuk jebakan tikus dapat mengancam nyawa orang lain dan melanggar aturan hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau warga untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti prosedur pengendalian hama yang disarankan oleh pihak pertanian,” tambahnya.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif antara petugas dan petani terkait upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pedesaan. Forkopimcam Karangbinangun mengajak seluruh warga, terutama generasi muda dan petani, untuk menjauhi narkoba demi menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan produktif.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Sinergi ini merupakan implementasi nyata dari semangat “Ayo Jogo Lamongan”, sebuah komitmen untuk menjaga keamanan dan memajukan wilayah Lamongan secara gotong royong, mulai dari ketahanan pangan hingga keamanan lingkungan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2