“Kita berharap muncul kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai fondasi mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Tahun lalu kita berada di posisi tujuh tingkat provinsi, Insya Allah tahun ini dengan persiapan yang lebih matang, kita bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujar Hamzah optimis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia juga menambahkan bahwa sebagai bentuk pengakuan kualitas, sebanyak lima Dewan Hakim dari Pematangsiantar telah diutus untuk bertugas di ajang MTQN Tingkat Provinsi Sumut pada Juni 2026 mendatang.

Acara penutupan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Rahim Lubis, S.Pd.I., yang membawa suasana semakin khidmat. Puncak penutupan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wali Kota Wesly Silalahi bersama Wakil Wali Kota Herlina, Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi, dan jajaran unsur Forkopimda Plus.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kemeriahan penutupan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Perwakilan BI Ahmadi Rahman, Ketua MUI HM Ali Lubis, serta tokoh lintas agama dari Walubi dan pemuka masyarakat lainnya.

Seluruh rangkaian acara yang dimulai sejak Kamis (7/5/2026) dengan Pawai Taaruf ini dinyatakan berlangsung sukses, aman, dan kondusif.

Keberhasilan pelaksanaan MTQN ke-58 ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat Ukhuwah Islamiyah dan menjaga kerukunan serta toleransi yang telah lama mendarah daging di Kota Pematangsiantar.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2