Menurut Arif, perusahaan saat ini juga memberikan perhatian terhadap penanganan korban, termasuk mendukung proses perawatan dan melakukan pendampingan kepada keluarga korban.
“Sejauh yang saya tahu dan informasi dari rekan kerja saya juga, dari pihak perusahaan sangat mendukung terkait dengan kesembuhan melalui perawatan intensif dan melakukan pendampingan terhadap keluarga korban,” ungkap Arif.
Di tengah suasana duka, perhatian terhadap aspek keselamatan kerja turut menjadi harapan para pekerja. Arif mengatakan keselamatan harus senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pekerjaan.
Ia berharap peristiwa tersebut semakin menguatkan kesadaran seluruh pihak mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Penerapan prosedur keselamatan secara konsisten dinilai penting untuk memberikan perlindungan kepada setiap pekerja dalam menjalankan tugasnya.
Musibah kecelakaan kerja tidak hanya berdampak terhadap korban, tetapi juga keluarga serta rekan-rekan yang bekerja bersama mereka. Karena itu, dukungan moral dan pendampingan terhadap korban maupun keluarga menjadi bagian penting dalam proses penanganan pascakejadian.
Doa bersama yang digelar di lima pabrik menjadi salah satu bentuk kebersamaan tersebut. Dari Lamongan hingga Banjarnegara, para pekerja menyatukan doa dan harapan bagi rekan mereka yang tengah menghadapi musibah.
Selain mendoakan korban, para karyawan berharap keselamatan seluruh pekerja senantiasa terjaga. Mereka juga berharap korban yang masih mendapatkan perawatan segera pulih, sedangkan keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk menghadapi masa duka.
Momentum doa bersama itu pun menjadi pengingat mengenai pentingnya kebersamaan dan kepedulian antarsesama pekerja, sekaligus harapan agar keselamatan selalu ditempatkan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas kerja.





