Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat yang merayakan Iduladha.

“Di hari yang penuh berkah ini, kita semua disunnahkan untuk bergembira dan bertakbir. Mari kita gaungkan takbir sebagai syiar Islam, sehingga dengan berkorban ini, kita mampu meneladani hikmah-hikmah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,” ungkapnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, terlihat sejumlah petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dan kesehatan daging hewan kurban Idul Adha.

Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan lancar dan aman bagi masyarakat.

Dalam prosesnya, petugas melakukan dua tahap pemeriksaan, yaitu antemortem dan postmortem. Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum penyembelihan hewan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit.

Hasil pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan untuk menilai kualitas dan keamanan daging yang akan dikonsumsi.

“Kami bertugas memastikan bahwa seluruh daging hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi,” ujar salah seorang petugas.

Prosedur pemeriksaan antemortem dan postmortem menjadi langkah penting untuk menghindari risiko penyakit dan menjaga kesehatan masyarakat.

“Hasil dari pemeriksaan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa daging hewan kurban yang diperiksa dinyatakan dalam kondisi sehat dan aman. Daging tersebut layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan rasa tenang dalam menjalankan ibadah kurban tahun ini,” pungkasnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2