Uniknya, para peserta pawai mengenakan kostum kreasi yang bertemakan karya seni budaya islam, mulai dari munculnya tokoh-tokoh wali songo, tokoh-tokoh islam Lamongan, hingga replikasi budaya timur tengah.

“Sebagaimana dilaksanakan pada tahun-tahun lalu, setiap pergantian tahun hijriah kita melaksanakan muharram festival, dna alhamdulillah di tahun ini kita bisa kembali melaksanakan dengan meriah. Mudah-mudahan ini dapat menjadi spirit untuk kita semua memasuki tahun hijriah tahun 1445 H,” tambah Pak Yes.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan perhitungan secara hisab atau astronomi, falakiah, sejak pukul 10.30 dini hari, posisi hilal di Lamongan khusunya Tanjung Kodok telah mencapai ketinggian 6°. Sehingga secara wujudul hilal atau imkanur ru’yah dapat ditetapkan tanggal 18 Juli menjadi akhir tahun islam 1444 H.

“Seluruh kriteria baik wujudul hilal atau imkanur ru’yah sudah memenuhi syarat bahwa hari ini hari terakhir dan magrib sudah terlihat, karena hilal sudah di atas imkanur ru’yah dan elongasi yang telah disepakati oleh para ahli,” pungkas Muzakin.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2