“Kesempatan hari ini sekitar 5000 peserta, kita bikin kuponnya ada 10.000 yang diikuti guru, ASN, murid SD sampai SMA. Jalannya juga tidak jauh hanya 4 KM. Hadiahnya ada 53 sesuai HUT Korpri dan hadiah utamanya motor,” ungkap Nalikan.
Lebih lanjut, kata Nalikan, semarak HUT KORPRI ke-53 dan Hari Guru ke-79 telah disemarakan dengan berbagai kegiatan dari bakti sosial, pertandingan olahraga, event-event hari guru, dan ditutup dengan jalan sehat dan sosialisasi gempur rokok ilegal.
“Ini untuk membahagiakan kita semua, bagaimana masyarakat bisa turut serta dalam berbagai kegiatan dan mencapai kejayaan Lamongan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono menjelaskan, masyarakat Lamongan dapat ikut serta memerangi rokok ilegal yang dapat merugikan negara. Sebab, cukai hasil tembakau merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Terdapat ciri-ciri rokok ilegal yang dapat dikenali masyarakat, yaitu (1) Rokok polos atau rokok tanpa bandrol (2) Rokok pita cukai palsu (3) Rokok pita cukai cukai bekas (4) Salah personalisasi, dan (5) Pita cukai salah peruntukan.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





