Rektor Universitas Islam Lamongan Kabupaten Lamongan tersebut juga mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan memperkuat persatuan serta kesatuan guna menciptakan kondisi Pemilu yang damai.

Selain itu, rektor juga mengajak jangan sampai ada provokasi yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

‘’Mari bersama-sama untuk selalu menolak dan melawan atas segala bentuk ujaran kebencian, fitnah, hoaks dan adu domba yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat,’’ ungkapnya.

“Mari kita ciptakan kehidupan yang rukun, dan tentram untuk Indonesia yang maju, berdaulat dan bermartabat,” pungkas Rektor Unisla.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2